FGD Kajian Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah di Kabupaten Sanggau

Telah dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Kajian Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah di Kabupaten Sanggau yang diselenggarakan Bappeda Kabupaten Sanggau dengan menggandeng konsultan dari CV. Bumi Kalimantan Lestari.

Acara dilaksanakan pada hari kamis, tanggal 8 Oktober 2020 bertempat di ruang rapat lantai II Bappeda Kab. Sanggau. Hadir pada kesempatan ini Kepala Bappeda Kabupaten Sanggau, Sekretaris dan Kepala Bidang, Tim Konsultan dari CV. Bumi Kalimantan Lestari, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sanggau, serta perwakilan dari Perangkat Daerah Di Kabupaten Sanggau untuk berdiskusi bersama mengenai kajian strategi penganggulangan kemiskian di Kabupaten Sanggau

Pembukaan FGD dilakukan langsung oleh Ketua Tim Konsultan CV. Bumi Kalimantan Lestari Bapak Ludovicus Manditya Hari Christanto kemudian oleh Kepala Bappeda Kabupaten Sanggau ibu Ir. Yulia Theresia. Pada saat pembukaan, beliau berkata “Menjadi miskin sangatlah tidak enak. Mungkin kita disini tidak merasakannya. Melalui kegiatan ini harapan kita akan mendapatkan strategi yang jitu untuk melaksanakan program kedepan secara strategis dengan program provinsi untuk mengentaskan kemiskinan”.

Paparan Mengenai Kajian strategi Penanggulangan kemiskinan daerah disampaikan langsung oleh Tim Konsultan CV. Bumi Kalimantan Lestari. Didalam paparan dijelaskan bahwa Adanya isu strategis, strategi dan program penanggulangan kemiskinan yang telah ditetapkan di Kabupaten Sanggau, diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk program penanggulangan kemiskinan lebih lanjut, sebagai berikut :

  • Sinergitas program dan kegiatan percepatan penanggulangan kemiskinan yang terdiri dari kelompok program sosial terpadu berbasis keluarga yang bertujuan untuk melakukan pemenuhan dasar, pengurangan beban hidup dan perbaikan kualitas hidup masyarakat miskin;
  • Kelompok program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat bertujuan untuk mengembangkan potensi dan memperkuat kapasitas kelompok masyarakat miskin untuk terlibat dalam pembangunan yang didasarkan pada prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat;
  • Kelompok program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan usaha ekonomi mikro dan kecil bertujuan untuk memberikan akses dan penguatan ekonomi bagi pelaku usaha mikro dan kecil;
  • Program penanggulangan kemiskinan dalam capaian target RPJMD, terwujudnya penguatan kelembagaan TKPKD melalui optimalisasi peran fungsi keanggotaan TKPKD yang terdiri atas sekretariat dan tim teknis.

Sedangkan tujuan dari kajian ini adalah

  1. Menggambarkan kondisi umum tentang kemiskinan di Kabupaten Sanggau kepada pemerintah dan masyarakat luas
  2. Menegaskan komitmen dan mendorong sinergi berbagai upaya penanggulangan kemiskinan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, Lembaga Swadaya Masyarakat, Organisasi Kemasyarakatan, pelaku usaha, lembaga internasional dan pihak-pihak pemangku kepentingan lainnya
  3. Membangun konsensus bersama untuk mengatasi kemiskinan dengan pendekatan partisipatif dan pemberdayaan dalam perumusan kebijakan dan strategi penanggulangan kemiskinan
  4. Menegaskan komitmen dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan dan Suistainable Development Goals (SDGs) Tahun 2015 – 2030 terutama tujuan penanggulangan kemiskinan
  5. Operasionalisasi dari RPJMD Kabupaten Sanggau Tahun 2019 – 2024 dalam bentuk Strategi, Kebijakan, dan Program/Kegiatan Pembangunan dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sanggau untuk masa kerja sampai dengan tahun 2024

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab dari para undangan dan perwakilan perangkat daerah. Diskusi di bagi menjadi 3 sesi. Sesi pertama ada masukan dari sekretaris Dinsosp3AKB Bapak Suhendra, Kepala Bidang  DinsosP3AKB Bapak Valentinus Sudarto, Sekretaris Bappeda Bapak Shopiar Juliansyah, SE, MM, dan Sekretaris Dinas Kominfo Bapak Ade Wawan Januardi, SAB, M.Ec.Dev. Sesi kedua masukan dari DPCKTRP Ibu Wahyu, Kepala Bidang PIPW Bappeda Kab. Sanggau Bapak M. Imran, S.T, Dan Dari Dinas Perkebunan dan Peternakan. Sesi Ketiga masukan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Kesehatan, dan Kepala Bidang PEP Bappeda Kab. Sanggau Bapak Yulius Elto, S.Sos, M.AP.

“Dari pengamatan kami, kemiskinan ada 4 tipe 1. Orang memang miskin, 2. Miskin bawaan, 3. Dampak, contoh hasil dari pandemi covid-19 4. Orang yang mengaku miskin padahal tidak miskin” Tutur pak Suhendra, Sekretaris DinsosP3AKB

Secara umum hasil diskusi dan masukan dari para undangan adalah untuk kelengkapan data yang lebih akurat dan lebih rinci dari dinas teknis terkait data untuk melengkapai kajian Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah di Kabupaten Sanggau. Sehinggan Strategi, Kebijakan, dan Program/Kegiatan Pembangunan dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sanggau dapat terwujud dan tepat sasaran.

Anda mungkin juga berminat Berita Lainnya dari penulis

Leave a Reply