BUPATI SANGGAU : SAYA MENDUKUNG PROYEK PERUBAHAN KOMUNIKASI PERSUASIF FORMULASI KEBIJAKAN MELALUI DORERA

Berpedoman pada Surat Keputusan Bupati Sanggau Nomor : 200 Tahun 2019 Tanggal 10 Juni 2019, Tentang Penetapan Nama Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II, Pelatihan Kepemimpinan Administrator dan Pelatihan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau. Mengacu pada Surat Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor : 892.1/0698 Tanggal 28 Juni 2019 Perihal Pemanggilan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (Tingkat IV) Angkatan XVI Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019. Memperhatikan Surat Perintah Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau Nomor : 893.2/1211/BKPSDM-D Tanggal 16 Juli 2019. Dokumen dimaksud merupakan dasar sekaligus referensi mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Semarang Provinsi Jawa Tengah.

Model Pelatihan Kepemimpinan Pengawas dibagi dalam 5 (lima) tahapan yaitu Diagnosa Kebutuhan Perubahan Organisasi, Breakthrough I (Taking Ownership), Merancang Perubahan dengan Membangun Tim, Breakthrough II (Leadership Laboratory) dan Evaluasi Progress Implementasi Project Perubahan. Saat ini peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas berada pada fase Breakthrough II (Leadership Laboratory) dengan outputnya adalah Dokumen Laporan Proyek Perubahan yang kreatif dan inovatif kreatif berdasarkan tugas dan fungsi.

Peserta Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV atas nama Yulius Elto, S.Sos.,M.A.P Kasubbid Pengendalian Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sanggau sebagai project leader telah merancang proyek perubahan sesuai tugas dan fungsi dengan Judul : “Komunikasi Persuasif Formulasi Kebijakan Melalui Dorera (Dokumen Rencana Strategis) di Kabupaten Sanggau”. Latar belakang yang menjadi argumentasi memilih topik komunikasi persuasif melalui Dorera adalah, sebagai salah satu upaya untuk mencapai Misi Kepala Daerah, dimana pada Misi Keempat disebutkan “Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik”. Harapannya proyek perubahan ini menjadi bagian untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik di Kabupaten Sanggau, diawali dengan formulasi kebijakan melalui Dokumen Rencana Strategis yang prospektif, realistis, akuntabel dan transparan dengan data yang valid dan komperhensif.

Salah satu bentuk akuntabilitas kinerja penyusunan proyek perubahan, dipandang perlu melakukan audiensi sebagai media pertanggungjawaban dan konsultasi kepada Bupati Sanggau selaku Kepala Daerah guna mendapatkan arahan dan masukan  serta dukungan terhadap proyek perubahan. Pada saat audiensi, Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP.,M.Si mengatakan :

“mendukung Proyek Perubahan Komunikasi Persuasif Formulasi Kebijakan Melalui Dorera dalam rangka penguatan perencanaan di daerah”

Lebih lanjut Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP.,M.Si mengatakan :

“Strategi 2 (dua) arah melalui komunikasi persuasif hendaknya diimplementasikan, sehingga output yang menjadi target dapat tercapai”.

Merujuk pada testimoni Bupati Sanggau, dapat dimaknai bahwa Proyek Perubahan Komunikasi Persuasif Formulasi Kebijakan Melalui Dorera (Dokumen Rencana Strategis) di Kabupaten Sanggau mendapat dukungan penuh dari Bupati Sanggau, dengan harapan formulasi kebijakan perencanaan pembangunan daerah menjadi bagian dalam rangka meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik untuk terwujudnya sanggau maju dan terdepan.

Anda mungkin juga berminat Berita Lainnya dari penulis

Leave a Reply